Pentingnya Kabel LAN

Beberapa hari lalu (bahkan sampai pagi ini) server lokal yang ada di fakultas mengalami kendala konektifitas, kadang bisa diakses kadang tidak bisa diakses. Padahal IP sudah saya minta untuk di-binding. Memang asalnya menggunakan IP dinamis, karena kalau menggunakan IP statis gak bisa terhubung ke internet. Kalau sudah di-binding IP dinamis yang didapat host, akan diikat dan tidak bisa expired.

Usut punya usut, ternyata penyebab ketidakstabilan koneksi server lokal ini ada pada kabel yang digunakan. Ya, saat pertama server ini dibangun saya langsung ambil saja kabel kuning sisa modem ADSL yang tidak terpakai. Ternyata kabel ini bertipe cross yang fungsinya menghubungkan 2 device yang sama, misal switch dengan switch, PC dengan PC, dan lainnya. Akhirnya saya ganti kabel tersebut dengan kabel hasil krimpingan sendiri yang bertipe straight. Kabel straight ini berfungsi menghubungkan device yang berbeda, misal switch dengan pc seperti keadaan server lokal ini. Pemilihan tipe kabel ini tentunya akan berpengaruh pada pengiriman data yang terjadi dalam sebuah jaringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *