Daftar dan Isi Data di e-PUPNS

PUPNS

Bulan lalu saya dan semua PNS di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapatkan surat edaran tentang Pendataan Ulang PNS 2015. Pendataan ulang ini akan dilakukan secara online melalui situs pupns.bkn.go.id. Subdomain tersebut merupakan halaman utama dari sistem pendataan ulang ini. Di sana ditampilkan informasi terkait dengan PUPNS, mulai dari dasar hukum, alur pendaftaran, hingga kontak informasi berkaitan dengan PUPNS ini.

PUPNS2

Selanjutnya bila kita akan mendaftar atau registrasi diarahkan ke subdomain lainnya yaitu epupns.bkn.go.id. Untuk pendaftaran kita klik Register, yang akan menuju laman pendaftaran. Data yang perlu Anda siapkan adalah sebagai berikut.

  • Nomor Induk Pegawai (NIP) format baru, yang memuat tanggal lahir dan tanggal pengangkatan
  • Email yang masih aktif, bisa Gmail, Yahoo, Outlook, atau lainnya. Email instansi pun boleh.
  • Nama Ibu kandung, ini diperlukan untuk recovery bila Anda lupa password atau kode pendaftaran
  • Pertanyaan keamanan dan jawabannya, Anda hanya bisa memilih salah satu, misal kota kelahiran
  • Password atau kata kunci, pilihlah password dengan minimal 8 karakter kombinasi angka dan huruf. Usahakan memilih password yang mudah diingat namun sulit ditebak dan pastikan hanya Anda yang tahu.

Setelah Anda mengisi form pendaftaran dengan data-data tersebut, lakukan pendaftaran. Setelah pendaftaran berhasil, Anda akan mendapatkan kode register. Selanjutnya Anda dapat mencetak tanda bukti pendaftaran yang berisi data pendaftaran Anda meliputi kode register, NIP, Nama, Instansi, dan tanggal daftar. Proses ini biasanya memerlukan waktu agak lama karena sistem akan membuat file PDF bukti pendaftaran Anda.

Setelah mencetak tanda bukti pendaftaran, Anda harus memverifikasikan pendaftaran ke Bagian Kepegawaian Instansi Anda untuk bisa login ke sistem PUPNS. Bila belum diverifikasi Anda tidak bisa login untuk mengisi dan mengoreksi data.

Namun, proses pengisian data PUPNS sampai saat tulisan ini ditulis, tidak bisa berjalan dengan lancar, karena mungkin akses ke server PUPNS yang tinggi sehingga bandwidth yang tersedia semakin sesak yang menjadikan lambat. Semoga saja proses pengisian data PUPNS ini bisa lancar mengingat sanksi yang ‘ditawarkan’ cukup berat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *